Cream Pemutih Wajah Yang Paling Bagus Dan Aman Yang Bagaimana?

Tahukah Anda cream pemutih wajah yang aman dan bagus itu seperti apa?

Perlu diketahui bahwa saat ini banyak sekali wanita yang ingin memiliki kulit putih hanya dalam waktu yang singkat atau cepat,

Sehingga menjadikan mereka mudah tergiur pada penawaran berbagai macam produk cream pemutih wajah yang dijual bebas di pasaran.

Padahal apabila tidak berhati-hati, di pasaran banyak beredar produk pemutih wajah yang tidak memiliki lisensi atau sertifikasi dari BPOM dan sangat berbahaya bagi kesehatan.

Untuk menghindari agar tidak salah dalam memilih cream pemutih wajah, berikut ini kami berikan beberapa info tentang cream pemutih muka yang aman dan bagus:

cream pemutih wajah paling aman dan bagus

Ciri-Ciri Cream Pemutih Wajah yang Aman dan Bagus

Beberapa ciri yang perlu Anda kenali dan ketahui bila ingin membeli cream pemutih wajah yang aman:

  • Memiliki lisensi / sertifikat dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan).
    Meski begitu Anda harus tetap berhati-hati dan jangan langsung mempercayai produk yang mencantumkan ijin BPOM dalam kemasannya.
    Anda dapat mengecek nomer lisensi BPOM yang tertera di kemasan ke website resmi BPOM.
    Bila nomer lisensi/sertifikat tersebut benar maka akan tercantum / ditemukan, itu berarti produk cream pemutih wajah tersebut aman untuk dibeli sebab telah lolos uji dari BPOM.

  • Krim pemutih wajah aman tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti merkuri, hidroquinon dan tretinoin atau beberapa bahan berbahaya lainnya.
    Ketiga jenis bahan kimia ini telah dilarang oleh pemerintah sebab bisa membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan berbagai macam masalah seperti  pengelupasan kulit, iritasi, sensai terbakar dan masih banyak yang lainnya.

  • Baunya tidak menyengat dan warnanya tidak terlalu mencolok. Cream wajah yang berbahaya biasanya memiliki aroma yang tajam karena penggunaan parfum yang banyak untuk menyamarkan bau logam dan memiliki warna yang mengkilap disebabkan penggunaan bahan-bahan kimia tertentu.

  • Menimbulkan sensasi terbakar dan perih saat digunakan. Bila wajah Anda langsung memerah dan juga merasakan rasa terbakar serta perih yang luarbiasa saat menggunakan cream,
    sebaiknya segera hentikan pemakaiannya karena bisa jadi cream tersebut tidak cocok untuk kulit anda atau mengandung zat berbahaya.

Tips Membeli Cream Pemutih Wajah yang Bagus dan Aman

Sebaiknya Anda membeli cream pemutih wajah yang aman yang telah lolos uji dari BPOM untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Anda juga dapat mengecek daftar cream pemutih wajah dan produsen yang memiliki sertifikat BPOM melalui website resmi BPOM agar Anda tidak tertipu oleh produk cream wajah yang berbahaya.

Atau Anda juga dapat membeli produk cream wajah yang direkomendasikan oleh dokter kecantikan yang telah terpercaya sehingga aman untuk digunakan.

KHUSUS HARI INI
SEGERA DAPATKAN PENAWARAN HARGA TERMURAH

Untuk Pemesanan, Bisa Langsung Hubungi Kami

KLIK NOMOR UTK WA/TLP/SMS/:

0857-0796-4900


Bahan-bahan Yang  Aman Untuk Cream Pemutih Wajah:

Bahan-bahan alami pada umumnya aman dan dapat membantu proses untuk memutihkan kulit.

Akan tetapi, bahan-bahan yang aman sekalipun masih mungkin berpotensi mengakibatkan dampak buruk bila digunakan secara berlebihan.

Demi kesehatan dan keamanan, sebagai pemakai Anda perlu memperhatikan kadar pada kandungan bahan dan cara penggunaan yang aman.

Berikut ini adalah bahan-bahan yang dikategorikan sebagai aman:

  • Arbutin
    Ekstrak tanaman bearberry bermanfaat untuk menghambat kerja tirosinase, yaitu enzim yang berperan penting dalam pembentukan melanin.
    Penggunaan arbutin dalam jangka panjang bisa mengakibatkan beberapa efek samping seperti misalnya depigmentasi atau bercak-bercak pada kulit.
  • Kojic acid
    Bahan ini dihasilkan dari beberapa jenis jamur dan digunakan dalam proses pembuatan sake Jepang. Penggunaan Kojic acid pada cream wajah tergolong aman.
    Namun bisa mengakibatkan iritasi seperti kulit kemerahan yang dapat terjadi pada orang-orang dengan kulit sensitif dan bila pemakaiannya dilakukan dengan sembarangan.
  • Ekstrak kamomil
    Ekstrak tumbuhan kamomil bermanfaat untuk menyerap pigmen melanin.
    Bahan ini sebaiknya dijauhi oleh mereka yang alergi terhadap tumbuh-tumbuhan sejenis bunga kamomil seperti misalnya bunga daisy.
  • Ekstrak likoris
    Ekstrak tanaman sejenis polong-polongan yang menghambat enzim tirosinase.
    Likoris relatif aman. Dalam jangka panjang likoris diserap oleh tubuh dan dapat berisiko memicu tekanan darah tinggi.
  • Ekstrak mulberry
    Sama halnya dengan ekstrak likoris, bahan ini bermanfaat untuk menghambat aktivitas tirosinase dan juga bermanfaat sebagai penangkal radikal bebas.
    Belum banyak data yang membahas efek samping penggunaan mulberry pada wanita hamil dan menyusui sehigga kelompok ini sebaiknya membatasi penggunaannya.
  • Ekstrak teh hijau
    Menghambat pelepasan melanosoma dari melanosit ke keratinosit dan mengurangi aktivitas tirosinase.
    Sejauh ini, penelitian belum membuktikan adanya efek samping untuk pemakaian ekstrak teh hijau dengan cara dioles pada kulit.
  • Antagonist alpha-MSH
    Berguna untuk menghambat kerja enzim tirosinase dan proses produksi melanin. Efek sampingnya belum diketahui sepenuhnya.

Bagaimana Cara Mengurangi Risiko Akibat Bahan Berbahaya dalam Pemutih Kulit

  • Pastikan kosmetik yang Anda gunakan terdaftar dalam daftar kosmetik yang teregistrasi di BPOM.Produk kosmetik yang telah bersertifikat BPOM wajib mencantumkan nomor izin edar.
    Sedangkan produk yang ternotifikasi tidak wajib mencantumkan nomor notifikasi, tapi wajib mencantumkan nama dan alamat produsen pada label.
  • Selalu baca label bahan kandungan pada setiap kemasan produk pemutih kulit, termasuk dosis dan cara penggunaan, tanggal kadaluarsa, dan komposisi.

Meski dampak penggunaan produk berbahaya baru akan muncul atau terasa dalam jangka panjang, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk melakukan uji kepekaan kosmetik dengan cara berikut ini:

  • Oleskan produk cream wajah ke plester.
  • Tempelkan plester selama 24 jam pada bagian dalam lengan bawah.
  • Plester tidak boleh terkena air.
  • Setelah itu lepaskan plester dan periksa apakah produk cream tersebut bereaksi pada permukaan kulit Anda.
  • Bila kulit tidak bereaksi buruk, maka kemungkinan besar produk tersebut aman untuk Anda.
  • Hentikan penggunaan bila kulit menjadi kemerahan, melepuh, gatal, atau nyeri.
  • Konsultasikan kepada dokter sebelum penggunaan produk pemutih kulit, terutama bila Anda sedang hamil.

Jika Anda masih bingung memilih cream yang sudah terdaftar di BPOM, berikut kami berikan beberapa daftar cream pemutih wajah yang sudah resmi mendapat lisensi dari BPOM:


Daftar Cream Wajah ber-BPOM


[product_category per_page=”12″ columns=”4″ orderby=”” order=”” category=”cream-wajah”]